Selasa, 10 Maret 2009

Ular Berbisa
Dua ekor ular sedang menelusuri sawah mencari mangsa. Tiba-tiba ular pertama bertanya pada temannya. Ular 1: "Kita ini jenis ular yang berbisa nggak sih?"Ular 2: "Entahlah, aku tak tahu. Emangnya kenapa?" Ular 1: "Barusan aku tak sengaja menggigit bibirku..."
Pakai Sabun Yang Banyak!
Sorang wanita membawa cuciannya ke sebuah laundry. Ketika kembali, ternyata masih ada noda kotor di pakaian dalamnya.Seminggu kemudian ketika ia kembali ke laundry tersebut, diselipkannya sebuah catatan di pakaian dalamnya: "Pakai sabun yang banyak!"Hal ini berlangsung terus-menerus, berminggu-minggu, sampai akhirnya si pemilik laundry sebel.Akhirnya ketika mengembalikan cucian, si pemilik laundry menyelipkan catatan balasan di pakaian dalam si wanita yang bunyinya: "Pakai pembalut yang banyak!"
Pemabuk
Pada suatu hari ada seorang pria mabuk yang naik bis kota jurusan bandung ke jakarta, dia ingin pergi ke jakarta. Akhirnya iapun duduk disamping seorang nenek-nenek, kemudian Si nenek pun memperhatikan pria mabuk itu lalu si nenek itu berkata:"Hei anak muda kamu ingin ke neraka ya!!??" Lalu si pemuda itu tiba-tiba berteriak kepada si sopir "Baangg!! Berhenti!!! saya turun disini saja !!!" "saya salah jurusan.......!!!
Lomba Anak Terbanyak
Suatu Yayasan Kesejahteraan Keluarga di Indonesia mengadakan lomba banyak-banyakan anak tingkat Internasional. Hasil akhir lomba tersebut di umumkan kepada khalayak penonton yang berada di stadion bola Senayan.Dipanggilah juara ketiga dengan membawa 50 orang anaknya. "Inilah peserta dari India dengan 50 anak !... penonton pun bergumam "huu... Lalu dipanggil juara kedua yaitu peserta dari China dengan membawa 100 orang anaknya. "Penonton sekalian, juara kedua peserta dari China dengan 100 anak !... penonton bergumam lagi "huu....Tiba saatnya di Umumkan juara pertama, berjalan dengan pe-de nya sendirian ke tengah stadion. "Juara Pertama dari Indonesia !... Para Juri dan pemirsa TV siaran langsung agak terkejut sebentar (kenapa bisa juara, yah?), tapi kemudian terdengar suara semua penonton di stadion berteriak-teriak "Bapak ! Bapak ! Bapak !"
Kemesraan Kakek Nenek
Sepasang kakek-nenek datang kerestoran Mc Donald dengan saling menuntun. Mereka duduk disebuah bangku panjang berdua, disampingku. Si kakek segera berdiri dan memesan makanan, sebuah hamburger, seporsi kentang goreng dan segelas minuman. Setelah itu kembali duduk, membagi hamburger jadi 2 bagian, menghitung kentang goreng dengan cermat dan membagi adil dengan si nenek, kemudian mengambil dua sedotan, menaruh gelas minuman tepat ditengah meja.Aku memperhatikan tingkah sepasang kakek-nenek itu dengan salut & kagum, pikirku... "Wah sudah tua-tua begitu masih bisa saling berbagi & mengasihi.... sungguh patut dijadikan contoh..." Si kakek kemudian mulai makan bagiannya, sementara si nenek hanya memperhatikan. Akupun merasa kasian, akhirnya mendekat sembari menyodorkan kentangku yang Super Size dan berkata: "Kek ambillah ini..." Si Kakek jawab: "Tidak usyah terima kasih..kami selalu berbagi makanan yang sama".Sampai si kakek selesai makan, mengelap mulut dengan tissue, si nenek masih saja menunggu tanpa menyentuh makanan bagiannya. Akupun mendekat lagi, kali ini berkata: "Nek, boleh saya belikan makanan yang lain, mungkin nenek tidak suka yang ini?" Si Nenek jawab: "Tidak terimakasih.." Lalu Aku bertanya lagi, "Kalau begitu kenapa makanannya tidak dimakan, katanya kalian suka berbagi?"Kata si Nenek, "SAYA SEDANG MENUNGGU GIGI... GANTIAN SAMA KAKEK!!"
"Edi, kasih gua minuman yang paling keras!" teriak Eko di sebuah bar. "Gua barusan berantem lagi sama bini gua.""Terus, kali ini gimana akhir ceritanya?" tanya Edi si bartender setengah nggak berselera mendengarkan cerita Eko. "Seusai berantem, bini gua mendatangi gua dan berlutut..." kata Eko sambil nenggak minuman."Waahhh...hebat lu, tumben-tumbenan kejadiannya kayak gini. Terus dia bilang apa?""Dia memaki-maki gua dan menyuruh gua keluar dari kolong tempat tidur!"
Pakai Sarung
Di sebuah desa tinggal sepasang kekasih. Sang gadis sedih, sebab setiap kali kekasihnya datang apel, sang kekasih selalu menggunakan sarung, maklum di desa. Akhirnya gadis itu mengutarakan kesedihannya, "Mas, kalo dateng ke rumah, jangan pake sarung dong..., malu kan sama bapak". Akhirnya sang kekasih menyanggupi; " Iya dech, besok mas mau beli bahan celana." Sesudah beli bahan celana, pemuda itu ke tukang jahit untuk menjahitkan bahan celananya. Pada hari yang dijanjikan, pemuda itu kembali ke tukang jahit untuk mengambil celana yang sudah jadi. Kata tukang jahit; "Mas..., celananya sudah jadi. Masih ada sisa bahan 1/2 meter lagi. Dibawa pulang aja yaaa....". Pemuda itu senang, jadi juga celananya, pikirnya. Dia pulang,dan sore harinya langsung apel ke rumah sang kekasih untuk pamer celana barunya. Dia gunakan celana itu. Tapi karena kebiasaan, dia juga tetap menggunakan sarungnya. Di tengah perjalanan, sang pemuda sakit perut. Karena tidak tahan, akhirnya dia ke WC umum. Segera setelah selesai buang hajat, dia terburu-buru menggunakan sarungnya, dan lupa menggunakan celana barunya. Ketika tiba dirumah sang kekasih, si gadis berkata; "Lho ..Mas, kok masih pake sarung, katanya mau pake celana". Dengan cekatan si pemuda mengangkat sarungnya sambil berkata; "Nih.. lihat, Mas pake celana baru". Seketika itu si gadis menjerit ; "Ihhhhh..., panjang amat..." Dengan tersenyum bangga si pemuda menjawab; "Iya nih...panjang. Di rumah juga masih ada 1/2 meter lagi"...